Danantara Gelar Rapat Perdana dengan DPR, Bahas Tata Kelola dan Arah Investasi Global
Atkarbonist.ORG – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) perdana dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (24/7/25).
Dalam rapat yang digelar tertutup ini, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menegaskan pentingnya tata kelola yang baik dan arah investasi strategis ke depan.
Rapat ini sekaligus menjadi forum pertama antara Danantara dan DPR RI, khususnya Komisi XI, untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengkonsolidasikan rencana kerja dan struktur kelembagaan Danantara sebagai entitas pengelola investasi negara.
“Kami ingin memastikan apa yang dilakukan Danantara benar-benar mengikuti semua aturan, kebijakan, dan undang-undang. Prinsip kami adalah good governance, transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” ujar Rosan, dikutip dari Liputan6 dan Republika.
Rapat Tertutup karena Perjanjian Kerahasiaan
RDP dilakukan secara tertutup atas permintaan Danantara dan Kementerian BUMN, mengingat banyak informasi yang masih bersifat rahasia dan terkait langsung dengan mitra strategis global.
Rosan menegaskan beberapa hal tidak dapat diungkap karena terikat perjanjian Non-Disclosure Agreement (NDA) dengan investor dan perusahaan publik.
“Kami mohon maaf karena belum bisa memaparkan semuanya secara terbuka. Kami harus menjaga kepercayaan mitra dan mencegah munculnya spekulasi di pasar,” jelas Rosan dalam forum tersebut.
Arah Investasi Qatar, China, dan Negara Mitra Baru

Dalam rapat tersebut, Rosan menyebut Danantara telah mengamankan kemitraan strategis dengan Qatar Investment Authority dan China Investment Corporation (CIC).
Selain itu, perusahaan juga sedang menjajaki kerja sama dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF), Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
Hal ini menunjukkan komitmen Danantara untuk menjadi pengelola investasi global yang profesional, sekaligus membawa masuk modal asing ke sektor strategis dalam negeri.
DPR Minta Danantara Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengapresiasi langkah awal Danantara dan mendorong agar perusahaan ini mampu mengisi kekosongan peran negara dalam investasi jangka panjang.
“Investasi Danantara harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Proyeksinya sangat menjanjikan dalam mengisi ruang-ruang investasi strategis negara,” kata Misbakhun, seperti dikutip Bisnis.com.
Ia juga mengungkapkan Danantara telah menunjuk satu BUMN sebagai holding investasi dan tengah menyusun kerangka kerja serta peta jalan kelembagaan untuk memperkuat mandat yang diberikan pemerintah.* (Sumber: Bisnis.com, Republika.co.id, Liputan6.com)
