Tata Kelola Sampah Komitmen Penurunan Emisi

Selain itu, program pembangunan Tempat Pengolahan Sampah dengan sistem Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) juga digencarkan untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dan mendorong ekonomi sirkular.

JAKARTA, ATKARBONIST.ORG – Indonesia semakin serius dalam upaya mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) yang tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC).

Salah satu sektor kunci yang menjadi fokus perhatian adalah pengelolaan sampah, yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan rendah karbon di tanah air.

Mengapa Sampah Penting?

Sampah, terutama sampah organik yang menumpuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), akan terurai secara anaerobik dan menghasilkan gas metana (CH4).

Gas metana ini memiliki dampak pemanasan global yang jauh lebih kuat dibandingkan karbon dioksida (CO2).

Dengan mengelola sampah secara efektif, kita dapat mencegah pelepasan gas berbahaya ini ke atmosfer.

Inisiatif dan Program di Indonesia

PLN EPI - DLH Gunungkidul Sinergi Kelola Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi
PLN EPI – DLH Gunungkidul Sinergi Kelola Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi. (Foto Ilustrasi)

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), telah meluncurkan inisiatif seperti program “Zero Waste Zero Emission 2050” untuk menekan emisi dari sektor limbah.

Selain itu, program pembangunan Tempat Pengolahan Sampah dengan sistem Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) juga digencarkan untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dan mendorong ekonomi sirkular.

Solusi inovatif juga terus bermunculan, termasuk proyek percontohan yang mengubah limbah pasar menjadi energi bersih melalui pendekatan sirkular karbon, serta rencana pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (pengolahan sampah menjadi energi listrik) di beberapa kota besar.

Peran Kita

Meskipun inisiatif pemerintah sangat vital, peran masyarakat juga tidak kalah penting.

Penerapan gaya hidup ramah lingkungan dan pengelolaan sampah mandiri di rumah, seperti memisahkan sampah sesuai jenisnya, membuat kompos dari sampah organik, dan melakukan daur ulang, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon secara kolektif.

Dengan mengoptimalkan pengelolaan sampah, Indonesia tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga mengambil langkah nyata dalam melawan perubahan iklim global.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *