Pengusaha Kawasan Industri Harap DEN Baru Percepat Transisi Energi Nasional

Jakarta, ATKARBONIST – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) memandang pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan sektor energi nasional, seiring dengan lonjakan kebutuhan energi dan percepatan agenda transisi menuju energi terbarukan.
Ketua Umum HKI Muhammad Ma’ruf Maulana menyampaikan kebijakan energi yang terintegrasi, berkelanjutan, serta memiliki arah jangka panjang sangat dibutuhkan guna menjaga daya saing industri nasional.
Menurutnya, kawasan industri memiliki peran vital dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia dan sangat bergantung pada kepastian pasokan energi.
Ia menegaskan ketersediaan energi yang stabil menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan kawasan industri.
“Bagi kawasan industri, kepastian energi yang andal, terjangkau, dan semakin ramah lingkungan merupakan prasyarat utama untuk menjaga iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Ma’ruf dalam keterangan resminya, Kamis (29/1/2026).
Kalangan pengusaha menilai keberadaan dan penugasan DEN sangat penting untuk menjamin kesinambungan antara penyusunan kebijakan energi nasional dengan pelaksanaannya di lapangan, khususnya dalam percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).
Selain itu, kawasan industri dinilai memiliki posisi strategis sebagai ekosistem terintegrasi yang dapat mendukung transisi energi nasional.
Hal ini dapat dilakukan melalui pemanfaatan energi surya, peningkatan efisiensi energi, pengelolaan energi berbasis kawasan, serta integrasi sistem kelistrikan yang lebih hijau dan efisien.
Seiring meningkatnya kebutuhan energi, HKI menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra aktif pemerintah dalam mendorong pencapaian bauran energi bersih nasional.
“Kami optimistis Dewan Energi Nasional periode ini mampu menghadirkan kebijakan yang konsisten dan implementatif. Transisi energi harus berjalan seimbang, memperkuat ketahanan energi nasional, menurunkan emisi, sekaligus menjaga daya saing kawasan industri sebagai penggerak investasi dan penciptaan lapangan kerja,” lanjut Ma’ruf.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah melantik susunan baru Dewan Energi Nasional periode 2026–2030 dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjabat sebagai Ketua Harian DEN.
Para pelaku usaha kawasan industri berharap kebijakan energi ke depan dapat lebih terintegrasi serta mendorong sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, guna mewujudkan sistem energi nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan selaras dengan agenda pembangunan industri Indonesia.* (Sumber: bisnis.com)
