Pelatihan “Dari Emisi ke Profit” 2025: Mengubah Tantangan Perubahan Iklim Jadi Peluang Bisnis Berkelanjutan

Pelatihan “Dari Emisi ke Profit” membantu peserta menguasai perhitungan emisi GRK, penyusunan DRAM, dan strategi bisnis karbon berbasis ISO 14064. Diselenggarakan 25–27 November 2025 secara online dan offline di Jakarta dengan manfaat sertifikat, e-modul, serta jaringan profesional. (Foto: Atkarbonist)

Atkarbonist.ORG – Perubahan iklim telah menjadi tantangan global yang memengaruhi berbagai sektor kehidupan, mulai dari pertanian, energi, hingga industri. Namun di tengah ancaman ini, muncul peluang besar bagi pelaku usaha dan lembaga untuk bertransformasi menuju ekonomi rendah karbon.

Menjawab kebutuhan tersebut, akan digelar Pelatihan “Dari Emisi ke Profit: Menguasai Perhitungan Gas Rumah Kaca dan Carbon Trading” pada 25–27 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, yakni online pada 25 November dan tatap muka di Swiss-Belinn Hotel Wahid Hasyim, Jakarta, pada 26–27 November 2025.

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK), mekanisme perdagangan karbon, serta strategi monetisasi emisi dalam kerangka transisi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.

Selain sesi teori, peserta juga akan mengikuti simulasi perhitungan emisi organisasi, studi kasus proyek karbon, dan diskusi praktik terbaik implementasi carbon trading di Indonesia. Kegiatan ini dapat mendorong sektor publik maupun swasta untuk tidak hanya menekan emisi, tetapi juga memanfaatkannya sebagai sumber nilai ekonomi baru.

Pelatihan “Dari Emisi ke Profit” 25–27 Nov 2025 bantu organisasi ubah tantangan perubahan iklim jadi peluang bisnis karbon.
Pelatihan “Dari Emisi ke Profit” 25–27 Nov 2025 bantu organisasi ubah tantangan perubahan iklim jadi peluang bisnis karbon. (Dok. Atkarbonist)

“Perubahan iklim tidak hanya membawa risiko, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha yang mampu beradaptasi. Dengan pemahaman yang tepat, pengelolaan emisi bisa menjadi sumber profit sekaligus kontribusi nyata bagi planet,” ujar narasumber utama pelatihan, seorang praktisi keberlanjutan nasional dalam pelatihan sebelumnya.

Melalui pelatihan ini, peserta mampu mengubah paradigma dari kepatuhan menjadi peluang, memperkuat kapabilitas lembaga dalam mengakses pasar karbon, serta mempercepat pencapaian target dekarbonisasi nasional.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *