Potensi Nilai Ekonomi Karbon Indonesia Rp8.000 Triliun

Indonesia memiliki potensi nilai ekonomi karbon yang sangat besar, diperkirakan mencapai Rp8.000 triliun atau setara dengan USD565,9 miliar. Angka ini berasal dari potensi pendapatan perdagangan karbon yang dapat dihasilkan dari berbagai sumber alami di tanah air.

Sumber-Sumber Pendapatan Karbon

Terdapat beberapa sumber utama dari pendapatan karbon Indonesia. Hutan tropis sendiri berkontribusi sekitar Rp1.780 triliun. Selain itu, hutan mangrove memiliki nilai sekitar Rp2.333 triliun, dan lahan gambut menyumbang sekitar Rp3.888 triliun. Tidakkah angka ini menunjukkan betapa pentingnya peran ekosistem dalam penyerapan emisi karbon?

Faktor Penentu Realisasi Potensi

Meskipun potensi sebesar Rp8.000 triliun tersebut menggiurkan, realisasi tidak akan dapat terjadi secara instan. Beberapa faktor kunci memengaruhi penopang realisasi ini. Pertama, regulasi yang mendukung perdagangan karbon harus diperkuat. Kedua, infrastruktur untuk pengukuran, pelaporan, dan verifikasi emisi karbon harus memadai. Terakhir, partisipasi sektor swasta berperan penting dalam kolaborasi untuk mempercepat implementasi sistem ini.

Dengan memanfaatkan peluang ini secara optimal, Indonesia tidak hanya dapat menjadi pemain utama di pasar kredit karbon global, tetapi juga berpotensi mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *