Telkom Cari Mitra Energi Terbarukan untuk Dukung Infrastruktur Digital

Jakarta, ATKARBONIST – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membidik kemitraan strategis dengan penyedia energi terbarukan guna menopang pengembangan infrastruktur digital perusahaan.
Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan energi, khususnya untuk operasional pusat data.
Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, mengatakan bahwa fokus utama Telkom dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, adalah memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat berbincang dengan CNBC Indonesia di sela forum global tersebut.
“Infrastruktur digital tetap menjadi prioritas utama kami. Sebagai perusahaan yang bergerak di penyediaan infrastruktur digital, tanggung jawab terbesar Telkom adalah memastikan infrastruktur tersebut tersedia dan terus berkembang,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, infrastruktur digital yang dikembangkan Telkom meliputi berbagai aset strategis, mulai dari jaringan fiber optik, data center, hingga satelit. Namun demikian, pengelolaan data center menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait kebutuhan energi yang sangat besar.
“Seluruh infrastruktur ini, khususnya data center, membutuhkan pasokan listrik yang sangat tinggi. Jika tidak didukung energi terbarukan, tentu dampaknya terhadap lingkungan menjadi kurang ideal,” jelasnya.
Oleh karena itu, Telkom tengah menjajaki kerja sama dengan mitra global yang mampu menyediakan solusi energi hijau dalam skala besar. Dian mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung operasional data center yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Kami sedang mencari bentuk kerja sama dengan perusahaan yang dapat memberikan solusi energi terbarukan, terutama untuk kebutuhan besar seperti data center,” pungkasnya.* (Sumber: CNBC Indonesia)
