GAUL’S 2025, Aksi Nyata Generasi Muda Pilah Sampah untuk Ubah Arah Bangsa

Ribuan generasi muda mengikuti kegiatan GAUL’S 2025 di Danau Sunter, Jakarta Utara, dalam rangka memperingati Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

Atkarbonist.ORG – Lebih dari seribu generasi muda berkumpul di tepian Danau Sunter, Jakarta Utara, mengikuti GAUL’S 2025 (Gerakan Aksi untuk Lingkungan dan Solusi Sampah), yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bertepatan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

Acara ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk siswa sekolah Adiwiyata, anggota Karang Taruna, petugas kebersihan, komunitas lingkungan, hingga anggota Pramuka Saka Kalpataru dari Kwartir Cabang Jakarta Utara.

Suasana semarak langsung terasa sejak pagi. Kegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan pembagian tong sampah pilah, alat biopori, serta edukasi lingkungan yang interaktif.

Namun yang paling menyentuh hati peserta adalah saat mendengarkan sambutan dari Inspektur Utama KLH/BPLH, Winarto, yang hadir mewakili Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH.

“Kalian bukan sekadar penerus, tapi pemimpin dalam perubahan,” ujar Winarto dalam orasinya yang membakar semangat para peserta.

Dalam momen simbolik, enam perwakilan dari berbagai kecamatan di Jakarta Utara menerima selempang Saka Kalpataru sebagai tanda komitmen untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Mengangkat Kearifan Lokal dalam Gerakan Lingkungan

Ribuan generasi muda mengikuti kegiatan GAUL’S 2025 di Danau Sunter, Jakarta Utara, dalam rangka memperingati Hari Bebas Kendaraan Bermotor.
Ribuan generasi muda mengikuti kegiatan GAUL’S 2025 di Danau Sunter, Jakarta Utara, dalam rangka memperingati Hari Bebas Kendaraan Bermotor. (Foto: Dok. Kemenlh.go.id)

GAUL’S 2025 juga mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal yang mulai terlupakan, seperti gotong royong dan prinsip “bersih itu sehat” dari budaya Betawi.

Nilai ini dianggap sejalan dengan semangat Pramuka yang menjunjung tinggi pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan.

“Kami ingin mengajak masyarakat bahwa memilah sampah bukan hanya kewajiban, tapi bentuk kontribusi nyata terhadap keberlangsungan bangsa,” ujar salah satu fasilitator lingkungan yang terlibat dalam acara ini.

Kunjungan ke Kawasan Proklim Lestari RW 01 Sunter Jaya

Sebagai penutup kegiatan, para peserta diajak mengunjungi Proklim Lestari RW 01 Sunter Jaya, sebuah wilayah yang sukses menerapkan prinsip ramah lingkungan.

Di sana, mereka menyaksikan langsung inisiatif warga dalam mengolah kompos, mendirikan bank sampah, serta pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi material bangunan.

Langkah-langkah komunitas ini memperlihatkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan sederhana oleh masyarakat akar rumput.

Semangat GAUL’S Jadi Titik Balik Gaya Hidup Ramah Lingkungan

GAUL’S 2025 bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah gerakan sosial yang menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup menuju pengelolaan sampah yang lebih baik bisa digerakkan dari komunitas lokal dan generasi muda.

Dari memilah sampah hingga membangun komitmen menjaga bumi, semuanya bisa dimulai dari langkah kecil yang konsisten.* (Sumber: kemenlh.go.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *