Pendanaan Hijau Melalui EFT Jadi Kunci Indonesia Menuju NZE 2060

Pemerintah dorong skema pendanaan ekologis (Ecological Fiscal Transfer/EFT) untuk mempercepat target net zero emission. Daerah didorong alokasikan anggaran hijau.

Atkarbonist.ORG – Pemerintah Indonesia mendorong skema Ecological Fiscal Transfer (EFT) sebagai strategi mempercepat tercapainya target emisi nol bersih.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Diaz Hendropriyono menegaskan pentingnya instrumen pendanaan ekologis demi mengejar visi net zero emission (NZE).

“Pendanaan berbasis ekologis sebagai insentif fiskal ke daerah yang memiliki kinerja untuk melestarikan lingkungan hidup menjadi salah satu skema strategis mencapai target emisi Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (6/8/25).

Pemerintah dorong skema pendanaan ekologis (Ecological Fiscal Transfer/EFT) untuk mempercepat target net zero emission. Daerah didorong alokasikan anggaran hijau. (Foto Ilustrasi)

EFT mencakup program insentif seperti TAPE, TAKE, dan ALAKE, yang menyasar provinsi, kabupaten, hingga kelurahan dengan kinerja baik dalam pelestarian lingkungan.

Wamen LHK menekankan pendanaan hijau tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi harus berdampak pada masyarakat dan kelestarian alam, khususnya bagi komunitas penjaga ekologi.

Wamendagri Bima Arya menambahkan pemerintah daerah harus aktif dalam pengarusutamaan isu lingkungan hidup melalui kolaborasi lintas sektor.

“Ini merupakan peluang strategis untuk berkolaborasi dalam melakukan mainstreaming terhadap isu-isu lingkungan hidup,” katanya.

Bima juga menyoroti potensi besar dana ekologis, yang menurut kajian Indonesia Development Insight bisa mencapai Rp10,2 triliun per tahun, jika 0,25% belanja negara dan daerah dialokasikan untuk program hijau.* (Sumber: eNBe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *