DPRD Dorong Pemkot Tangerang Evaluasi Proyek PSEL dengan PT OISN
Atkarbonist.ORG – Rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kota Tangerang kembali mengemuka.
DPRD Kota Tangerang mendesak evaluasi kerja sama dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) karena sejak kontrak ditandatangani pada 2022, belum terlihat perkembangan signifikan.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menjelaskan Presiden tengah menyiapkan peraturan presiden (Perpres) baru tentang PSEL.
Aturan tersebut akan menggantikan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 yang masih dalam tahap revisi akhir.

“Dengan adanya regulasi baru, kami mengusulkan agar kontrak kerja sama dengan PT OISN ditinjau ulang,” katanya, Selasa (3/9/25).
Revisi regulasi itu antara lain menghapus kewajiban tipping fee yang sebelumnya ditanggung pemerintah daerah.
Sebagai gantinya, akan diterapkan skema subsidi pembelian listrik sekitar 20 sen dolar AS per kWh.
Pemerintah pusat menargetkan izin program PSEL rampung pada Desember 2025, dengan pembangunan dimulai Januari 2026, dan beroperasi penuh dua tahun setelahnya.
Menurut Rusdi, PT OISN juga belum menyiapkan lahan 3,5 hektare di Jatiuwung sebagaimana kewajiban dalam kontrak.
“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat. Skema kerja sama lama berpotensi menambah beban APBD, sehingga mayoritas anggota DPRD mendorong agar kontrak diputus,” ujarnya dikutip dari Antara.

Meski demikian, keputusan akhir berada di tangan Pemkot Tangerang. Pemerintah daerah diminta menghitung konsekuensi hukum, pendanaan, serta hasil konsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup maupun aparat penegak hukum.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menuturkan pihaknya tengah menyiapkan lahan baru seluas lima hektare, sekitar tiga kilometer dari Bandara Soekarno-Hatta. Lahan ini diproyeksikan untuk pembangunan instalasi PSEL sesuai instruksi Kementerian Lingkungan Hidup.
“Pak Menteri meminta agar tersedia lahan minimal lima hektare dan pasokan sampah setidaknya 1.000 ton per hari untuk mendukung proyek PSEL,” jelas Wawan.* (Sumber: Antara)
